Senin, 22 Agustus 2011

Hikmah Puasa...

Aku sempat mencari-cari hikmah puasa yang sebenarnyaa...
iya, selama ini aku memang mencari hikmah puasa itu...
karna kata orang, saat kita puasa itu banyak hikmahnya...
dan setiap tahun aku puasa, aku kira aku bisa kurus. tapi ternyata semakin tak terduga...
marah, tapi buat apa??? mungkin belum waktunya aku kurus...
aku mencari, dan terus mencari hikmah itu...
namun tiba-tiba aku melihat ayahku...
kolo puasa, pastinya ayah jarang merokok.iya, merokok. itu kebiasaan ayah yang paling buruk dan paling aku benci.
sedikit cerita : biasanya kalo ayah nyuruh aku beli rokok, selalu aku mengulur waktu atau gag mau. bukannya aku gag mau disuruh ayah, tapi emang aku pengen ayah berhenti merokok.
namun dengan puasa, aku gag perlu khawatir. karna ayah udah jarang ngerokok.

iya, ternyata hikmah puasa telah aku dapatkan dari ayah, orang yang paling aku sayang...
dan inilah hikmah yang paling membanggakan menurutku...
hikmahnya hikmah...
hikmah datang dari Tuhan, dan tidak harus sampai ke kita. bisa saja melalui orang yang kita sayang.
hikmah telah bertabur di mana-mana. tinggal tergantung kita ajah. mau bersyukur atau nggak. dan aku yakin. nanti, pasti akan ada hikmah-hikmah selanjutnya...

Sabtu, 20 Agustus 2011

Kutemukan Mereka (sekarang)

Andai sejak dulu aku bertemu mereka
Mungkin aku tak akan pernah menangis di tempat ini
Aku tak dapat membayangakn jika tanpa mereka
Hampir setiap saat, disaat aku ingin tersenyum
Ada mereka yang lebih dulu menghiburku

Aku melihat, betapa setianya mereka terhadapku
Betapa ikhlasnya mereka menerimaku
Terima kasih Tuhan...
Karna Engkau telah mengirimkan mereka
Mereka yang selalu siap ada untukku
Terima kasih karna kalian telah datang untukku
Tepat disaat aku benar-benar membutuhkan seorang teman

Jika kalian menerimaku karna membutuhkanku
Namun mereka menerimaku karna ingin menghiburku

Rasanya Diabaikan (dulu)

Dulu aku berfikir bahwa tak ada yang menerimaku
Dulu aku berfikir bahwa aku tak berhak bahagia di sini
Dulu aku sempat ketakutan
Memang tak ada yang mendengarku saat itu
Jangankan mendengar, menoleh saja tidak
Aku tak mengerti, apa aku pernah bersalah pada kalian???
Apa kalian tau???
Aku sering menangis karna kalian...
Ah, itu tak penting...
Yang penting menurut kalian hanyalah...
Bagaimana menjadi orang "hebat" di sekolah???

Namun suatu saat kalian pasti rasakan...
Bagaimana rasanya di abaikan???


Aku sempat sedih
Mengapa Tuhan mengirimkan kalian untukku
Jika hanya membuatku menangis
Namun kini aku berfikir
Bahwa Tuhan mengirim kalian
karna ingin melihatku tumbuh dewasa
Karna kehadiran kalian
Aku bisa membedakan mana yang benar-benar baik
dan mana yang tidak...

Rabu, 17 Agustus 2011

Norman VS Afgan

Kehadiran Briptu Norman Kamaru...
Benar-benar mengejutkanku...
Dulu, aku sempat bermimpi punya pacar seorang polisi...
Meski banyak orang mengatakan bahwa polisi itu...
Kayak ginilah, kayak gitulah...
Tapi menurutku,, polisi itu pahlawan...
Keren,, kalau berdiri tegap...
Pokoknya aku suka deh...
Aku kalau nyeberang di jalan raya juga di bantuin Pak Polisi...
Terima kasih, Pak...
Oia, aku juga pernah denger kalo polisi itu musuh rakyat...
Suka malak dijalan secara halus...
Tapi,, nggak semua polisi kayak gitu. Yak kan?
Buktinya,, dulu aku pernah gag pake helm dijalan...
Trus, polisinya nanya...
"Mana helmnya?"
"Gag bawa, Pak!"
"Ya udah, besok jangan lupa bawa"
Tuh kan, baikkan polisinya?
Aku juga pernah waktu pulang magang nungguin ayahku dijalan terus aku ditemenin polisi...
Awalnya polisinya jaraknya jauh sama aku, terus deket ke aku...
Ngajak ngomong aku sambil ngatur jalan...
Baikkan?



Mungkin kehadiran Briptu Norman dapat membuktikan bahwa tidak semua polisi itu galak...
Briptu Norman dapat membuat polisi lebih dekat dengan masyarakat...
Hahhaha...
I Love You, Norman...


Ups, aku hampir lupa dengan Afgan...
Afgan,, kau hampir tak pernah nampak didepan mataku...
Jangan salahkan aku jika kini ku berpaling...
Afgan...
Mana janji kita untuk hidup bersama sehidup semati? (emang pernah bikin janji? Maaf, aku mulai ngaco)



Terkadang, aku mulai bingung dengan keadaan seperti ini...
Mana yang harus ku pilih?
Afgan yang telah lama mengisi hariku...
Atau Norman yang baru hadir memberi senyuman...
Aku berpantun dikit yaa...
Beli rambutan
Di toko sayuran
Aku sayang Afgan
Aku juga ingin Norman...
Tapi sebisa mungkin aku akan tetap bertahan pada Afgan...
Berjanji menjalin cinta, tanpa batas dan tak kenal lelah... (apaan? Geje ah...)
Semakin tinggi pohon, semakin kencang anginnya...
Begitu juga cinta kita...
Semakin besar cinta kita, semaki besar badai yang menerjang...
 









Surabaya, 17 April 2011
12:32 a.m
Buku Harian Ravita - Share Smiles to All

Senin, 15 Agustus 2011

Perasaan dan Logika...

Aku terlahir sebagai wanita yang penuh perasaan...
Aku mudah merasakan apa yang dirasakan orang lain...
Aku tak bisa menyakiti hati orang lain...
Karna aku selalu membayangkan "Bagaimana jika aku menjadi dia?"
Entahlah, tapi aku juga tak mengerti...
Mengapa hatiku peka seperti ini?
Aku merasa lemah dengan keadaan ini...
Tapi aku sadar, mungkin Tuhan mengharapkan ku menjadi wanita yang dapat melakukan sesuatu untuk lingkungan...
Berfikir, bertindak, bahkan mengambil keputusan, aku selalu menggunakan perasaan dari pada logika...
Mungkin itu yang menyebabkan ku mudah sakit hati...
Tapi yang aku percaya, perasaan tak pernah bohong...
Karna perasaan adalah kontak ku dengan Tuhan...
Jika aku menggunakan logika...
Berarti aku menuruti nafsu tanpa memikirkan orang lain...
Aku juga pernah merasa seperti peramal...
Bukan peramal yang mengerti masa depan...
Tapi semacam membaca fikiran...
Melalu perasaanku, aku mengerti niat buruk orang lain...
Mana yang berbohong, pura2, memanfaatkanku, dll...
Dan ternyata, perasaanku hampir selalu benar...
Aku hanya ingin memberi saran kepada kalian...
JANGAN MACAM-MACAM DENGAN SAYA...
HHAAHAHAHHAAA...
#deviLaugh


Surabaya, 15 Mei 2011
8:49 a.m
Buku Harian Ravita - Share Smiles to All